Kabar Prabowo Pilih Wamenhan Baru, Anggota DPR Ini Ungkit Kemandirian Industri Pertahanan

3 hours ago 2

Kabar Prabowo Pilih Wamenhan Baru, Anggota DPR Ini Ungkit Kemandirian Industri Pertahanan

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono di kompleks parlemen, Jakarta, Rabu (22/4/2026). (ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi)

jpnn.com - Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono mengaku hingga kini belum menerima informasi resmi dari pemerintah terkait pengisian jabatan Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan).

Hal demikian dikatakan Dave menyikapi kabar Presiden RI Prabowo Subianto dikabarkan menunjuk pengusaha muda Norman Joesoef jadi Wamenhan.

"Menurut saya, publik sebaiknya menunggu penyampaian resmi dari Presiden agar tidak berkembang spekulasi," kata dia kepada awak media dikutip Sabtu (8/8).

Terlepas dari kepastian kabar beredar, kata Dave, sektor pertahanan memang membutuhkan sumber daya manusia (SDM) yang memiliki integritas, kapasitas, serta pemahaman kuat terkait tantangan sektor militer ke depan.

"Apabila pemerintah memandang perlu memperkuat organisasi melalui kehadiran figur profesional, tentu hal tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan efektivitas penyelenggaraan pertahanan negara," katanya.

Dave menuturkan saat ini yang paling penting bukan soal figur untuk mengisi Wamenhan, melainkan pejabat nantinya diberikan amanah mampu memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat modernisasi alutsista.

"Termasuk, mendorong kemandirian industri pertahanan nasional, serta membangun sinergi yang baik dengan seluruh pemangku kepentingan," ungkap dia.

Dave sebagai pimpinan Komisi Komisi akan terus membangun kemitraan yang konstruktif dengan Kemhan dalam mendukung penguatan kebijakan pertahanan nasional. 

Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono merespons kabar Presiden Prabowo Subianto menunjuk Norman Joesoef jadi Wamenhan yang baru.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Koran JPP|