jpnn.com, JAKARTA - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi membantah kabar yang menyebut pengusaha Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam ditunjuk sebagai koordinator penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan.
"Tidak ada, tidak benar itu," kata Prasetyo saat ditemui wartawan dalam acara akad nikah Kepala Sekretaris Pribadi Presiden Prabowo Subianto, Rizky Irmansyah dan Chika Yenalovi, di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Minggu (23/8).
Prasetyo menyampaikan klarifikasi tersebut setelah muncul kabar di media sosial yang menyebut Presiden Prabowo Subianto menunjuk Haji Isam untuk memimpin operasi penanganan karhutla di wilayah Kalimantan.
Menurut Prasetyo, pemerintah memang meminta berbagai pihak untuk ikut membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di sejumlah wilayah Sumatera dan Kalimantan. Namun, keterlibatan tersebut tidak berarti Haji Isam ditunjuk sebagai koordinator.
"Bahwa semua pihak diminta ikut membantu, iya, tetapi kalau menjadi koordinator itu tidak, karena kewenangannya bukan di situ," ujarnya.
Mensesneg menjelaskan bahwa pemerintah pusat telah menunjuk sejumlah pejabat setingkat menteri untuk menangani karhutla di wilayah yang menjadi prioritas.
Pembagian tugas tersebut dilakukan untuk mempercepat pengendalian dan penanganan kebakaran hutan dan lahan di berbagai daerah.
Pemerintah saat ini meningkatkan operasi penanganan karhutla di Sumatera dan Kalimantan dengan mengerahkan 12.880 personel. Mereka terlibat dalam pemadaman, operasi modifikasi cuaca (OMC), serta pemantauan kualitas udara.

6 days ago
8









































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5565946/original/060695200_1777098813-lemos.jpg)











