IPW Desak Polda Metro Jaya Ungkap Kematian Penjaga Rumah Febrie Adriansyah

4 days ago 2

IPW Desak Polda Metro Jaya Ungkap Kematian Penjaga Rumah Febrie Adriansyah

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Arsip Foto - Tersangka kasus dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) Febrie Adriansyah (tengah) tiba di Gedung Utama Kejaksaan Agung, Jakarta, Jumat (7/8/2026). Kejaksaan Agung melalui tim 9 melakukan pemeriksaan terhadap mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah. ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah/YU.

jpnn.com, JAKARTA - Indonesia Police Watch (IPW) mendorong Polda Metro Jaya mengusut tuntas kematian Sutrimo, penjaga rumah kosong milik mantan Jampidsus Febrie Adriansyah.

Ketua IPW Sugeng Teguh Santoso menilai kematian Sutrimo patut didalami secara serius setelah polisi meningkatkan penanganan perkara tersebut ke tahap penyidikan.

“Kalau proses penyidikan berarti ada peristiwa pidana,” kata Sugeng saat dikonfirmasi wartawan, Senin (24/8).

Meski demikian, Sugeng menegaskan penyebab kematian Sutrimo belum dapat dipastikan. Polisi masih menunggu hasil pemeriksaan forensik dan laboratorium yang diperkirakan rampung sekitar sepekan lagi.

Pemeriksaan tersebut di antaranya akan menentukan apakah Sutrimo meninggal karena penyakit, keracunan, atau menjadi korban tindak pidana.

“Apakah dibunuh, apakah kasus pembunuhan atau pembunuhan berencana, ini yang sedang didalami,” ujar Sugeng.

Dia meminta penyidik menggunakan pendekatan scientific crime investigation untuk memastikan penyebab kematian secara objektif.

Hasil autopsi juga diharapkan disampaikan kepada publik secara transparan setelah seluruh pemeriksaan selesai.

Indonesia Police Watch (IPW) mendorong Polda Metro Jaya mengusut tuntas kematian Sutrimo, penjaga rumah kosong milik mantan Jampidsus Febrie Adriansyah.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Koran JPP|