Ini Penyebab Persib Vs Manila Digger Tak Digelar di GBLA

24 minutes ago 2

Ini Penyebab Persib Vs Manila Digger Tak Digelar di GBLA

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Stadion Gelora Bandung Lautan Api atau GBLA tampak luar. Foto: Nur Fidhiah Shabrina/JPNN.com

jpnn.com - BANDUNG - Persib Bandung menjamu Manila Digger FC pada preliminary AFC Champions League Two (ACL Two) 2026/2027 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Senin (31/8). Bukan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).

Itu lantaran pihak Persib mempertimbangkan kondisi terkini lapangan serta kesiapan GBLA menjelang bergulirnya Super League 2026/2027.

Keputusan tersebut diambil untuk memberikan ruang yang optimal bagi proses pemeliharaan dan pemulihan rumput GBLA, sekaligus memastikan stadion berada dalam kondisi terbaik ketika Persib memulai kompetisi Super League 2026/27 menghadapi PSM Makassar pada 6 September mendatang.

"Dengan mempertimbangkan berbagai aspek, termasuk kondisi terkini lapangan GBLA yang masih dalam proses pemeliharaan dan pemulihan, Manajemen menilai Stadion SJH merupakan pilihan yang paling tepat untuk pertandingan menghadapi Manila Digger. Keputusan ini diambil agar proses pemeliharaan GBLA dapat berjalan secara optimal," bunyi pernyataan pihak Persib di halamannya.

Persib tidak ingin memaksakan penggunaan GBLA ketika pemeliharaan rumput masih berlangsung.

Hal tersebut menjadi bagian dari komitmen klub untuk memastikan GBLA berada dalam kondisi terbaik saat digunakan sebagai kandang Persib di empat kompetisi musim 2026/27 ini.

"Bagi kami, menjaga kondisi GBLA saat ini merupakan bagian dari tanggung jawab untuk memastikan stadion tersebut benar-benar siap menyambut perjalanan panjang musim 2026/2027."

"Kami ingin GBLA dapat menjadi rumah Persib yang nyaman dan memberikan kondisi terbaik bagi tim maupun Bobotoh sepanjang kompetisi," bunyi pernyataan pihak Persib. (pci/jpnn)

Persib Bandung menjamu Manila Digger FC pada preliminary AFC Champions League Two 2026/2027 bukan di GBLA.


Redaktur & Reporter : Mufthia Ridwan

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Koran JPP|