IHSG Berpotensi Volatil di Tengah Tensi Timur Tengah yang Memanas

5 hours ago 3

IHSG Berpotensi Volatil di Tengah Tensi Timur Tengah yang Memanas

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka melemah 3,11 poin atau 0,05 persen ke posisi 5.899,27. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/nym.

jpnn.com, JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka melemah 3,11 poin atau 0,05 persen ke posisi 5.899,27. 

Kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 naik 0,83 poin atau 0,14 persen ke posisi 590,31.

Head of Research Kiwoom Sekuritas Liza Camelia Suryanata mengatakan IHSG pada Kamis berpotensi bergerak volatil seiring peningkatan tensi di kawasan Timur Tengah.

"Sentimen pasar tetap didominasi perkembangan di Timur Tengah, setelah CENTCOM mengumumkan gelombang baru serangan terhadap Iran atas instruksi Presiden Amerika Serikat (AS) Donald ?????? Trump," ujar Liza dalam kajiannya di Jakarta, Kamis.

Dari mancanegara, Trump kembali memperingatkan bahwa Iran akan "membayar harga", apabila terus menunda kesepakatan damai, sementara Iran menegaskan akan membalas setiap ancaman maupun serangan yang diterimanya.

Konflik yang memasuki bulan keempat, kembali meningkatkan kekhawatiran terhadap pasokan energi global.

Ketidakpastian tetap tinggi karena Selat Hormuz yang mengalirkan sekitar 20 persen pasokan minyak dunia masih menjadi titik utama risiko energi global.

Selain itu, Trump mengklaim AS telah menjalankan "misi rahasia" untuk membantu lebih dari 200 kapal komersial melewati Selat Hormuz dan mengalirkan lebih dari 100 juta barel minyak ke pasar global.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka melemah 3,11 poin atau 0,05 persen ke posisi 5.899,27.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Koran JPP|