jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid alias HNW mengutuk keras kejahatan berkelanjutan Israel terhadap Masjid Al Aqsha, termasuk dengan sikap standar gandanya lantaran melarang umat Islam beribadah di dalamnya saat Ramadan hingga pertengahan Syawal, tetapi justru membolehkan dan melindungi umat Yahudi beribadah di kawasan tersebut.
HNW menyerukan agar umat Islam dapat bersatu padu merapatkan barisan untuk menjaga keselamatan dan kelangsungan Masjid Al Aqsha sebagai warisan budaya umat Islam yang telah ditetapkan oleh UNESCO.
“Sikap double standard Israel ini wajib ditolak secara keras," tegas HNW dalam keterangannya yang diterima JPNN.com, Sabtu (11/4).
HNW mengatakan tindakan Israel melalui Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben Gvir yang secara terang-terangan memimpin ‘penyerbuan’ untuk pembukaan kompleks Masjid Al Aqsha seharusnya semakin menyadarkan umat Islam bahwa ini persoalan yang serius dan nyata sehingga wajib direspons dan dicegah dengan langkah bersama yang efektif dan konkret.
Harapan yang sama juga ditujukan kepada para pemimpin negara-negara Islam bahwa keberadaan dan keberlangsungan Masjid Al Aqsha sebagai tempat beribadah yang merupakan kiblat pertama umat Islam sedang dalam kondisi bahaya yang serius.
“Sikap radikal yang jelas-jelas dia pertontonkan di depan mata kita semua itu seharusnya bisa menyadarkan bahwa persoalan ini bukan lagi persoalan yang main-main, melainkan persoalan yang serius dan nyata sehingga wajib direspons dan dicegah dengan langkah bersama yang efektif dan konkret,” tegas HNW kembali.
Bahkan, lanjut HNW, dengan Israel memproklamirkan dirinya sebagai pemegang kendali izin atas Masjid Al Aqsha, bukan lagi Kementerian Wakaf dan Islam dari Jordania, jenis kejahatan berkelanjutan yang harus ditolak.
Apalagi timingnya dikaitkan dengan peribadatan paskah Yahudi, dan terbukti sejumlah aksi provokasi dari kelompok Yahudi radikal di sekitar Masjid Al Aqsha tetap terjadi dan tetap dilindungi militer Israel.

8 hours ago
4





















.jpeg)































