Hingga Maret 2026, KPR Subsidi BTN di Bali Capai Rp1,64 triliun

4 hours ago 3

Hingga Maret 2026, KPR Subsidi BTN di Bali Capai Rp1,64 triliun

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Rumah KPR (Ilustrasi) Foto: Ricardo/jpnn.com

jpnn.com, DENPASAR - Penyaluran KPR Subsidi Bank Tabungan Negara (BTN) di Bali hingga Maret 2026 terus menunjukkan tren positif dengan outstanding mencapai Rp1,64 triliun atau tumbuh 3,3% secara tahunan (year-on-year/yoy).

Kepala Kantor Wilayah BTN Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara Bagus Hendri Setiawan menuturkan secara akumulatif, BTN telah menyalurkan KPR Subsidi sebanyak 13.244 unit di Bali dan menjadi salah satu kontributor utama dalam mendukung akses kepemilikan rumah bagi masyarakat di Pulau Dewata.

Tidak hanya dari sisi permintaan rumah, BTN juga memperkuat sisi penyediaan melalui Kredit Program Perumahan (KPP) yang menyasar ekosistem sektor perumahan mulai dari pengembang, penyedia jasa konstruksi, pedagang bahan bangunan, hingga UMKM yang membutuhkan dukungan pembiayaan hunian produktif.

Hingga Maret 2026, BTN telah menyalurkan KPP di Bali sebesar Rp53,6 miliar.

Program tersebut menjadi bagian dari dukungan BTN terhadap percepatan penyediaan rumah sekaligus menggerakkan rantai ekonomi sektor perumahan di daerah.

“Ekosistem perumahan memiliki dampak ekonomi yang luas. Karena itu BTN tidak hanya hadir ketika masyarakat membeli rumah, tetapi juga mendukung seluruh rantai nilainya. Di Bali, penguatan ekosistem perumahan ini berjalan berdampingan dengan perluasan layanan digital melalui balé by BTN dan kerja sama di sektor pariwisata,” kata Bagus.

Bagus juga menegaskan penguatan ekosistem transaksi tersebut tidak meninggalkan DNA utama BTN sebagai bank perumahan.

Menurutnya, transformasi beyond mortgage justru dilakukan dengan memperkuat bisnis inti perumahan sekaligus memperluas ekosistem pendukung sektor properti dan ekonomi daerah.

BTN juga memperkuat sisi penyediaan melalui Kredit Program Perumahan yang menyasar ekosistem sektor perumahan mulai dari pengembang, penyedia jasa konstruksi.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Koran JPP|