jpnn.com - BANDUNG - Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat meminta seluruh sekolah dari SMA, SMK, dan SLB untuk menghemat energi.
Disdik Provinsi Jabar juga menginstruksikan seluruh pelajar tidak menggunakan kendaraan pribadi ke sekolah untuk penghematan bahan bakar minyak (BBM).
Adapun langkah tersebut sebelumnya sudah diatur melalui surat edaran yang dikeluarkan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi beberapa waktu lalu.
"Sesuai edaran Pak Gubernur, kami mengarahkan anak-anak (pelajar) untuk tidak menggunakan kendaraan pribadi ke sekolah. Kami dorong mereka memanfaatkan fasilitas transportasi umum," kata Kepala Disdik Jawa Barat Purwanto di Bandung, Selasa (31/3).
Hal tersebut sebagai langkah efisiensi energi yang telah dilakukan pemerintah pusat. Adapun pemerintah pusat saat ini terus meminta pemda agar melakukan penghematan energi.
Lebih lanjut Purwanto meminta para perangkat pendidikan di lingkungan Pemprov Jabar bisa menghemat dan lebih bijak dalam menggunakan listrik.
"Sekolah harus menggunakan energi secukupnya. Kami membiasakan di kantor, AC tidak perlu menyala terus-menerus. Ini memerlukan kesadaran bersama," ujarnya.
Menurut dia, penghematan energi ini tidak bisa dilakukan di lingkungan Disdik Jabar saja. Namun, berbagai pihak harus terlibat langsung dalam mengatur penggunaan listrik dan BBM.

3 hours ago
2





















































