Ganti Strategi, Amerika Pilih Mencekik Iran ketimbang Buang Waktu di Meja Perundingan

3 hours ago 3

Ganti Strategi, Amerika Pilih Mencekik Iran ketimbang Buang Waktu di Meja Perundingan

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Kapal induk Amerika Serikat USS Nimitz telah bergerak menuju Laut China Selatan. Foto: U.S. Navy

jpnn.com, WASHINGTON DC - Pemerintah Amerika Serikat telah memberi tahu sekutu-sekutu politiknya bahwa mereka mengubah strategi menjadi upaya untuk secara bertahap “mencekik” Iran secara ekonomi, alih-alih melanjutkan pendekatan sebelumnya berupa aksi militer, CNN melaporkan mengutip pejabat AS, Selasa.

Pada hari yang sama, Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa Washington tidak sedang melakukan pembicaraan dengan Teheran dan tidak berencana untuk mengadakan perundingan.

Para pejabat Gedung Putih baru-baru ini memberi tahu sekutu-sekutu politik bahwa pemerintah AS mengubah strateginya, dari melancarkan serangan terhadap Iran secepat mungkin menjadi upaya untuk secara bertahap “mencekik” negara tersebut, CNN melaporkan.

Pejabat AS mengatakan paket sanksi baru terhadap Iran diperkirakan akan diberlakukan pekan ini, sementara blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran akan tetap dipertahankan.

Gedung Putih juga dilaporkan khawatir bahwa kesepakatan potensial antara Iran dan Oman mengenai pengaturan pelayaran melalui Selat Hormuz dapat memperkuat kendali Teheran atas jalur perairan strategis tersebut.

Sejumlah pejabat AS turut meyakini bahwa Oman telah mengambil posisi yang lebih pro-Iran dalam perundingan tersebut, alih-alih bertindak sebagai mediator yang netral.

Adapun Trump sebelumnya mengatakan bahwa Amerika Serikat tidak bermaksud memperpanjang nota kesepahaman dengan Iran, yang masa berlakunya berakhir pada Senin. (ant/dil/jpnn)

Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa Washington tidak sedang melakukan pembicaraan dengan Teheran dan tidak berencana untuk mengadakan perundingan


Redaktur & Reporter : M. Adil Syarif

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Koran JPP|