jpnn.com, JAKARTA - Suasana Grha Diktisaintek Jakarta mendadak hidup ketika sebuah robot berkaki empat, Argos, melangkah lincah di antara ratusan akademisi.
Robot pintar buatan AiMOGA Robotics itu tidak hanya berjalan, tetapi juga cekatan merespons perintah suara dan mengikuti langkah pengunjung secara otomatis.
Momen hangat itu menjadi warna tersendiri dalam ajang Indonesia-China Education-Industry Collaboration Summit 2026, Kamis kemarin.
Di balik ketakjuban para mahasiswa dan dosen yang hadir, ada pesan besar yang sedang dibawa AiMOGA: mengajak perguruan tinggi di Indonesia merajut kolaborasi masa depan.
Perusahaan robotika di bawah naungan Chery Group ini secara terbuka membuka pintu kerja sama dengan kampus-kampus lokal.
Fokusnya satu; mengembangkan embodied intelligence—teknologi yang menggabungkan kecerdasan buatan langsung ke dalam fisik robot.
Langkah itu menyambut baik arah kebijakan pemerintah.
Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Prof. Stella Christie, menegaskan bahwa riset AI dan pengembangan talenta muda adalah kunci utama penggerak ekonomi masa depan.

8 hours ago
1




















































