jpnn.com, JAKARTA - Asosiasi Produsen Biofuel Indonesia (APROBI) kembali menyapa 5.000 Pramuka di Jambore Nasional (Jamnas) XII 2026 untuk memperkenalkan pengembangan dan implementasi program mandatori biodiesel di Indonesia.
Kegiatan ini berlangsung di Balai Sahabat Biodiesel, Zona Teknologi Energi Terbarukan, Kampung Teknologi Seni Budaya (TSB), Buperta Cibubur, Jakarta Timur, pada 15-20 Agustus 2026.
“Kegiatan mempromosikan biodiesel dan sawit telah menjadi agenda rutin kami. Dalam kegiatan ini, kami memperkenalkan pemanfaatan energi terbarukan/bahan bakar nabati,” ujar Catra de Thouars, selaku Wakil Ketua Umum Aprobi dalam siaran persnya.
Kegiatan ini mendapatkan dukungan pendanaan dari Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) yang melibatkan Pramuka Kwarda DKI sebagai tutor serta narasumber pendamping juga melibatkan asosiasi – asosiasi sawit lainnya seperti GAPKI dan APOLIN.
Catra de Thouars menjelaskan bahwa sosialisasi ini membawa empat pesan penting untuk disampaikan kepada generasi muda Pramuka di Jamnas XII 2026.
Pertama, Program Mandatori Biodiesel Hingga B50 yang menjelaskan capaian Indonesia dalam memanfaatkan bahan bakar nabati berbasis minyak sawit.
Kedua, peranan sawit sebagai bahan baku utama biodiesel di Indonesia.
Ketiga, pemanfaatan minyak sawit dalam 24 Jam agar geneasi muda Pramuka memahami bahwa penggunanaan sawit tidak sebatas untuk minyak goreng.

1 hour ago
2














































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489203/original/035305400_1769830456-psis_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5565231/original/003227000_1777015754-persis_2.jpg)





