jpnn.com, JAKARTA - Apel kesiapsiagaan dan gelar peralatan menjadi puncak rangkaian Peringatan 20 Tahun Gempa Bumi Yogyakarta dan Jawa Tengah yang digelar di Lapangan Garuda, kawasan Candi Prambanan, Sabtu (23/5).
Emergency Disaster Reduction and Rescue (EDRR) menjadikan momentum apel ini sebagai usaha membangun kesadaran kolektif untuk bisa tanggap terhadap bencana.
Country Director for Government Relations EDRR Indonesia, Rakyan Adibrata mengatakan pihaknya mendukung Gelar Peralatan sebagai upaya kesiapsiagaan bencana.
Rakyan percaya tanggap bencana juga harus didukung oleh teknologi dan kapasitas yang nyata di lapangan.
“Ini adalah pernyataan kolektif bahwa kita memilih untuk siap. Gempa Yogyakarta dua puluh tahun lalu mengajarkan kecepatan dan ketepatan penanganan menentukan banyak nyawa,” kata Rakyan, Sabtu.
Kegiatan diikuti sekitar 1.000 peserta dari unsur pentahelix dan dihadiri perwakilan sedikitnya delapan kementerian dan lembaga negara di tingkat pusat, dengan Indonesia turut mendukung pameran kapasitas dan teknologi penanggulangan bencana.
Rakyan menyebut apel siaga ini sesungguhnya menjadi rangkaian puncak dari dua hari penyelenggaraan peringatan 20 Tahun Gempa Bumi Yogyakarta dan Jawa Tengah.
Apel yang diselenggarakan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) ini dilakukan bersama dengan PT Taman Wisata Candi, PT Astra International Tbk, dan EDRR Indonesia.

6 hours ago
4

















































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5485697/original/029038600_1769524103-9.jpg)



