jpnn.com, JAKARTA SELATAN - Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) PDI Perjuangan Adian Napitupulu mengaku mendukung pernyataan pimpinan DPR RI untuk menunda impor 105 ribu pikap dari India.
Dia berkata demikian demi menanggapi soal rencana PT Agrinas mengimpor 105 ribu pikap untuk operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).
"Jadi, menurut kami setuju kemarin salah satu pimpinan DPR mengatakan bahwa mari tunggu dahulu, ya. Mari tunggu dulu. Itu soal mobil,” kata Adian di Sekolah Partai, Jakarta Selatan, Rabu (25/2).
Toh, kata legislator Komisi X itu, pemerintah perlu mempertimbangkan aspek Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) sebelum merealisasikan impor pikap.
"Apakah kemudian impor yang dari India ini juga memenuhi kriteria itu," ujar Adian.
Sebab, lanjut dia, rata-rata industri otomotif di dalam negeri telah memenuhi kandungan lokal sekitar 40 persen.
Oleh karena itu, ujar Adian, sikap menunda impor 105 ribu pikap langkah tepat agar kebijakan yang diambil tetap mempertimbangkan kepentingan industri nasional.
"Jangan sampai kemudian pabrikan-pabrikan yang sudah membangun di Indonesia, yang sudah memenuhi 40 persen TKDN itu kemudian kehilangan kesempatan karena hal-hal lain,” ujarnya.

4 hours ago
1





















































