jpnn.com, JAKARTA - Perusahaan teknologi kreatif Bebaz Inc terus memperluas lini bisnisnya dengan membangun ekosistem yang menggabungkan teknologi, kreativitas, media, hingga industri hiburan.
Di bawah kepemimpinan Founder dan CEO Reyno Anggoro, perusahaan tersebut kini mengelola sejumlah unit usaha yang saling terintegrasi.
Sejak 2023, Bebaz Inc telah mengembangkan berbagai entitas bisnis, mulai dari layanan photobox berbasis teknologi kreatif PhotoBebaz, media placement dan brand activation Bebaz Adz, unit riset dan pengembangan Bebaz Labz, hingga studio foto tematik Bebaz Land.
Ekosistem tersebut juga mencakup bisnis kreator konten digital Santriwara.id, jaringan kuliner bertema Korea Norae dan Frieday, serta rumah produksi film BEN Film.
Salah satu unit usaha yang menjadi andalan adalah PhotoBebaz. Layanan photobox interaktif itu hadir di sejumlah lokasi dengan mobilitas tinggi seperti Taman Ismail Marzuki, Gelora Bung Karno, Jakarta International Velodrome, stasiun MRT, LRT Jakarta, Whoosh Halim, hingga coffee shop.
Menurut Reyno, setiap bisnis yang dibangun dalam ekosistem Bebaz Inc berangkat dari kebutuhan generasi muda urban terhadap pengalaman kreatif yang relevan dengan gaya hidup mereka.
"Setiap merek yang kami bangun adalah jawaban atas satu pertanyaan yang sama, bagaimana kreativitas bisa benar-benar bermakna bagi generasi urban Indonesia. Karena itu kami membangun ekosistem teknologi dan kreatif yang dapat menghadirkan bentuk hiburan yang relevan bagi Gen Alpha, Gen Z, dan Milenial," ujar Reyno, dalam keterangannya, Kamis (11/6).
Selain mengembangkan bisnis berbasis pengalaman fisik, Bebaz Inc juga memperluas jangkauannya ke ruang digital melalui Santriwara.id.

6 hours ago
1
















































.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5495504/original/079773400_1770373061-Ze_Valente.jpg)



