jpnn.com - BANDUNG - Sejumlah dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Bandung Barat berhenti beroperasi akibat mandeknya dana.
Kepala Kantor SPPG Regional Bandung Ramzi mengatakan puluhan dapur SPPG belum bisa memproduksi menu Makan Bergizi Gratis (MBG) dikarenakan dana masih dalam proses pencairan.
"Iya, pencairannya masih berlangsung dan ini kan langsung ke virtual acount masing-masing," kata Ramzi saat dikonfirmasi, Rabu (10/6).
Menurutnya, ada sejumlah dapur SPPG yang dihentikan operasionalnya karena infrastruktur yang masih berantakan dan IPAL yang belum terbangun.
Tercatat, dari belasan SPPG, tersisa enam yang suspend, terdiri dari empat SPPG karena IPAL dan dua karena sidak.
"Ya tentu, ketika operasional dapur berhenti, maka dampaknya berhenti pendistribusian makan bergizi ke sejumlah sekolah. Pemberitahuan dan penghentian dilakukan pada hari yang sama. Kami belum ada informasi sampai kapan," ujar Ramzi.
Dia menjelaskan, ada hari tertentu untuk biro keuangan menarik saldo minimal.
"Nah, saat itu belum dilakukan pembayaran, misal sukarelawan belum dibayar, insentif mitranya belum dibayar atau supplier yang belum dibayar, sehingga secara keseluruhan di virtual account masih mencukupi," ujarnya.

2 hours ago
3
















































.jpeg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5495504/original/079773400_1770373061-Ze_Valente.jpg)

