jpnn.com - Globalisasi memiliki banyak wajah. Ohmae (1991) mencirikan globalisasi dengan makin menipisnya batas-batas kenegaraan.
Kemajuan komunikasi membuat globalisasi tampil gemilang dan disambut antusias.
Makin menipisnya batas-batas kenegaraan dan keampuhan media komunikasi, membuat negara-negara kaya tertentu makin mendominasi ekonominya ke seluruh dunia.
Globalisasi menjadi jalan tol bagi mereka untuk menguasai dunia.
Globalisasi membuat kekayaan suatu negara tidak berarti. Akibat eksploitas negara-negara kaya.
Negara yang katanya kaya akan sumber daya, hanya sebagai penonton bagi kemajuan negara kaya.
Hal ini tidak berdampak bagi kesejahteraan negara yang memiliki sumber daya tersebut.
Dengan globalisasi semua aspek dikomersialkan. Mereka tidak lagi melihat hal itu sacral atau budaya masyarakat sehingga globalisasi tidak bisa dipandang sebagai gejala alamiah yang netral.

1 hour ago
1





















































