Begini Mitos dan Fakta tentang Mandi Malam

5 hours ago 3

Begini Mitos dan Fakta tentang Mandi Malam

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Ilustrasi mandi.

jpnn.com, JAKARTA - Mandi malam sering jadi cara paling praktis untuk mengembalikan kesegaran tubuh setelah lelah bekerja. Sensasi air yang membasahi badan membantu tubuh terasa lebih rileks dan nyaman setelah lelah beraktivitas.

Namun, kebiasaan ini bertolak belakang dengan mitos tentang mandi malam itu berbahaya bagi tubuh. Mandi malam sering dianggap membuat tubuh mudah sakit bahkan memicu rematik.

Untuk mengetahui apakah boleh mandi malam, yuk, simak dulu penjelasan lengkapnya dari segi kesehatan!

Apakah Boleh Mandi Malam?

Secara medis, mandi malam sebenarnya boleh dilakukan dan tidak otomatis menyebabkan gangguan kesehatan. Melansir Cleveland Clinic, mandi malam justru bisa membantu tubuh lebih rileks, membersihkan kotoran setelah aktivitas seharian, serta mendukung kualitas tidur.

Tidak ada aturan mutlak mengenai waktu terbaik untuk mandi karena kebutuhan setiap tubuh berbeda-beda. Efek mandi malam lebih dipengaruhi oleh kondisi fisik, suhu air, serta kebiasaan mandi yang dilakukan terlalu lama atau memakai air dingin.

Mitos vs Fakta Seputar Mandi Malam

Banyak informasi tentang mandi malam berkembang tanpa dasar ilmiah yang kuat sehingga terus dipercaya dari generasi ke generasi. Sebagian besar anggapan tersebut justru lebih mengarah ke mitos daripada fakta, seperti berikut:

Mandi malam menggunakan air dingin setelah aktivitas berat dapat membuat otot terasa lebih kaku terutama pada area leher dan punggung

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Koran JPP|