jpnn.com - BANDA ACEH - Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) melaporkan 11 desa di lima kecamatan di Kabupaten Aceh Utara, Aceh, dilanda banjir rob hingga abrasi pantai sejak pekan lalu. Banjir rob dan abrasi pantai itu terus meluas hingga hari ini.
"Akibat cuaca ekstrem, sehingga menyebabkan abrasi pantai dan banjir rob atau pasang purnama," kata Kepala Pelaksana BPBA Bahron Bakti dalam laporannya di Banda Aceh, Kamis (21/5).
Menurut dia, daerah daerah yang terkena banjir rob serta abrasi pantai tersebut yakni, di Kecamatan Lapang ada tiga desa, yaitu Gampong Kuala Cangkoi, Matang Baroh dan Kuala Keureuto.
Kemudian, di Kecamatan Seunuddon, Gampong Kuala Lhok Puuk. Kecamatan Samudera, di Gampong Kuala Sawang dan Blang Nibong.
Lalu, di Kecamatan Dewantara dua desa, yaitu Gampong Glumpang Sulu Timu dan Bluka Teubai, dan tiga desa di Kecamatan Muara Batu, yakni Gampong Bungkaih, Cot Seurani dan Meunasah Drang.
Bahron mengatakan berdasarkan update terkini, banjir rob masih menggenangi sebagian rumah warga di sana hingga merendam badan jalan dan area persawahan masyarakat sekitar.
"Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Daerah ini hampir setiap tahun diterjang gelombang tinggi, masyarakat harus tetap waspada," ungkapnya.
Dalam bencana ini, 179 kepala keluarga (KK) dari tiga desa di Kecamatan Lapang mengungsi ke rumah kerabat, yakni Gampong Kuala Cangkoi 56 KK, Matang Baroh 103 KK, dan Kuala Keureuto sekitar 20 KK.

3 hours ago
1





















































