jpnn.com - Saya ke Universitas Indonesia pagi ini –setelah kemarin sore ke Universitas Paramadina.
Di UI ada rekan wartawan meraih gelar doktor: disertasinya mengenai Kusni Kasdut.
Kusni Kasdut (tengah) saat diamankan petugas.--
Di Paramadina, yang tahun ini mulai membuka program doktor, ada diskusi tentang krisis dan manajemen krisis.
Fajar Kurniawan, wartawan itu, mencari saya sampai ke tempat senam dansa: minta saya jadi salah satu penguji dari luar universitas.
Pada awalnya saya menolak: saya tidak ahli di bidang ilmu yang jadi objek penelitian: ilmu sejarah. Tapi Fajar mengajukan alasan: Dekan Fakultas Ilmu Budaya Dr Untung Yuwono memutuskan nama saya yang disetujui. Demikian juga promotor Fajar, Prof Dr R. Tuty Nur Mutia.
Alasan mereka: sayalah wartawan yang pernah mewawancarai Kusni Kasdut. Yakni saat tokoh itu tinggal di penjara Kalisosok Surabaya –menunggu hukuman matinya dilaksanakan.
Itu sudah lama sekali. Tahun 1979-an. Saya masih jadi wartawan junior di Majalah Tempo –untuk daerah liputan Jatim.

10 hours ago
5
.jpeg)



















































