jpnn.com, JAKARTA - Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) mengonfirmasi bahwa insiden kebakaran yang terjadi di Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) PT Indogas Andalan Kita telah berhasil dipadamkan sepenuhnya pada Kamis (2/4) dini hari.
Peristiwa yang terjadi pada Rabu (1/4) sekitar pukul 21.00 WIB tersebut berhasil ditangani berkat koordinasi cepat antara Pertamina, pihak SPBE, serta Tim Pemadam Kebakaran Kota dan Kabupaten Bekasi.
Area Manager Communications, Relations & CSR Regional JBB, Susanto August Satria, menyampaikan permohonan maaf atas insiden tersebut sekaligus mengapresiasi kerja keras seluruh pihak yang terlibat di lapangan.
"Kami mengapresiasi tinggi kerja cepat dan sinergi Tim Damkar Kota dan Kabupaten Bekasi, serta dukungan TNI dan Polri yang mengamankan perimeter lokasi sehingga penanganan berjalan lancar tanpa dampak lanjutan," ujar Satria, Kamis (2/4).
Saat ini, fokus utama Pertamina adalah penanganan pasca-kejadian. Hal ini mencakup memastikan keselamatan masyarakat sekitar serta memberikan penanganan terbaik bagi pekerja SPBE maupun warga yang terdampak.
Mengenai penyebab pasti insiden, Pertamina bersama aparat berwenang masih melakukan investigasi mendalam. Terkait jumlah korban, saat ini masih dalam proses pendataan dan akan disampaikan secara resmi setelah proses selesai dilakukan.
Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak melakukan aksi borong (panic buying). Pertamina telah menyiapkan skema Regular Alternative Emergency (RAE) dengan mengalihkan suplai ke tiga SPBE terdekat untuk menjamin ketersediaan gas di masyarakat.
Tiga SPBE itu adalah SPBE PT Kenrope Sarana Pratama (jarak sekitar 5,8 km), SPBE PT Pacific Sumber Segara (jarak sekitar 7,1 km) dan SPBE PT Dharma Wira Sentosa (jarak sekitar 7,9 km).

6 hours ago
2




















































