jpnn.com, JAKARTA - Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Sampangan, Kota Semarang, Jawa Tengah, tiba-tiba dikosongkan. Menurut pengurus KKMP Sampangan, pengosongan itu didasari adanya perintah dari jajaran TNI.
Ketua KKMP Sampangan Kuncar Asriyanto mengungkapkan perintah tersebut disampaikan melalui jajaran Kodim 0733 Kota Semarang dalam sebuah rapat pada Selasa kaku (18/8). Dia mengaku awalnya sempat menolak perintah pengosongan itu.
“Saya dipanggil dan disuruh untuk mengosongkan gedung. Mulanya saya menolak dan meminta keterangan secara resmi,” ujar Kuncar, Sabtu (22/8).
Namun, Kuncar hanya menerima penjelasan secara lisan. Pengurus KKMP Sampangan pun tidak mendapatkan dokumen ataupun surat resmi mengenai perintah pengosongan gedung tersebut.
“Mereka (jajaran Kodim 0733, red) hanya bilang ‘ini perintah dari pusat’,” ujar Kuncar menirukan tentara yang menyampaikan instruksi itu.
“Kalau begitu kami bisa apa,” imbuh Kuncar.
Oleh karena itu, Kuncar merasa kecewa saat diminta mengosongkan isi koperasi yang dirintisnya sejak nol itu. Sebab, seluruh pengurus dan anggota KKMP Sampangan bekerja sukarela demi mendukung program andalan Presiden Prabowo Subianto tersebut.
“Omzet kami per bulan itu sudah di angka Rp 70 juta, dan target setahun bisa Rp 500 juta, tetapi dengan begini, mau bagaimana lagi,” keluhnya.

6 days ago
15









































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5565946/original/060695200_1777098813-lemos.jpg)











