3 Pendaki Hilang di Gunung Dukono, Tim SAR Gabungan Terus Lakukan Pencarian

9 hours ago 9

3 Pendaki Hilang di Gunung Dukono, Tim SAR Gabungan Terus Lakukan Pencarian

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Ilustrasi: Tim SAR Gabungan sementara melakukan pendakian di Gunung Dukono, Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara untuk mencari dan mengevakuasi para pendaki WNA asal Singapura dan WNI, Jumat (8/5/2026). ANTARA/HO-Basarnas Maluku Utara/am.

jpnn.com - LABUAN BAJO - Sebanyak tiga pendaki masih hilang pasca-erupsi Gunung Dukono di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara. Badan Nasional Penanggulangan Bencana menyampaikan bahwa Tim SAR Gabungan masih terus melakukan pencarian terhadap tiga pendaki tersebut.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan bahwa dua dari tiga pendaki yang hilang merupakan warga negara asing (WNA), sementara satu lainnya warga negara Indonesia.  Menurut Muhari, pada hari kedua operasi ini tim memfokuskan pencarian di area yang diduga menjadi titik keberadaan korban.

“Posisi dua WNA sempat terdeteksi berada pada jarak 20 hingga 30 meter dari bibir kawah utama," kata dia dalam keterangan yang diterima di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (9/5).

BNPB melaporkan meskipun posisi dua WNA tersebut sudah diketahui, proses evakuasi belum dapat dilakukan karena kondisi medan yang ekstrem dan aktivitas vulkanik Gunung Dukono yang masih sangat tinggi. Sementara itu, satu pendaki WNI hingga kini masih dalam proses pelacakan dan keberadaannya belum terdeteksi.

Abdul Muhari mengatakan bahwa seluruh personel di lapangan wajib mengutamakan keselamatan dan mengikuti rekomendasi Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Dukono dari Badan Geologi. Hal itu mengingat status gunung tersebut berada pada Level II (Waspada).

Sebagaimana informasi dari PGA, diketahui aktivitas kegempaan masih didominasi gempa letusan dengan amplitudo besar.

Sejak Sabtu (9/5) dini hari tadi hingga pukul 11.00 WIT tercatat beberapa kali erupsi dengan tinggi kolom abu mencapai 3.000 meter di atas puncak.

BNPB menyesalkan adanya aktivitas pendakian tersebut, mengingat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halmahera Utara telah menutup total jalur pendakian Gunung Dukono sejak 17 April 2026.

Sebanyak tiga pendaki masih hilang pasca-erupsi Gunung Dukono. Tim SAR Gabungan terus melakukan pencarian.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Koran JPP|