jpnn.com, SUKABUMI - Suasana Area Lapang Merdeka, Kota Sukabumi, pada Senin (27/10/2025) menjadi riuh. Ratusan warga dari berbagai kelurahan berdatangan untuk menyaksikan langsung Kejuaraan Antar-Kampung (Tarkam) 2025.
Kejuaraan yang diprakarsasi Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) itu menjadi ajang olahraga rakyat yang setiap tahun dinanti karena mampu menghidupkan kembali semangat kompetisi di tengah kota.
Begitu peluit dibunyikan, peserta lomba lari dan gerak jalan bergerak serentak meninggalkan garis start. Derap langkah yang ritmis disambut tepuk tangan penonton yang memadati sisi lapangan.
Di sudut lain, puluhan peserta egrang terlihat berpacu dengan menjaga keseimbangan tubuh. Cabang tradisional itu langsung menarik perhatian karena selalu memunculkan gelak tawa tiap kali peserta kehilangan kendali dan harus turun dari pijakan bambu.
“Justru di egrang ini serunya. Bikin nostalgia masa kecil,” ujar Saeful, warga Gunungpuyuh yang datang bersama anaknya.
Pria berusia 41 tahun itu mengaku sengaja mengajak keluarganya untuk melihat keseruan lomba karena Kejuaraan Tarkam Kemenpora 2025 dianggap lebih meriah dibanding sebelumnya.
Pembukaan kejuaraan itu diawali dengan pelepasan peserta lomba lari dan gerak jalan oleh Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki. Dalam kesempatan itu, Ayep didampingi Kepala Disporapar Kota Sukabumi Rahmat Sukandar, Ketua Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kota Sukabumi Indra Wiguna, dan Ketua KNPI Nurul Jaman Hadi.
Ayep menegaskan bahwa Kejuaraan Tarkam bukan sekadar perayaan olahraga, melainkan juga momentum memperkuat kedekatan sosial.

3 months ago
27





















































