jpnn.com - Kanker masih merupakan penyebab utama kematian pada anak dan remaja. Data global menunjukkan, 400 ribu anak usia 0-19 tahun terdiagnosis kanker per tahun atau 1000 anak terdiagnosis kanker per hari.
Sementara, dari data registrasi kanker di Indonesia antara tahun 2020-2024 terdata 6.623 anak terdiagnosis kanker (data dari 12 rumah sakit).
Kanker pada anak bukanlah penyakit yang dapat dicegah sepenuhnya. Namun, satu hal yang sangat menentukan harapan kesembuhan adalah deteksi dini. Semakin cepat penyakit dikenali dan ditangani, semakin besar peluang anak untuk sembuh dan kembali menjalani kehidupan yang sehat.
Melihat kondisi tersebut Yayasan Onkologi Anak Indonesia (YOAI) menggandeng IWABRI (Ikatan Wanita BRI) mengadakan seminar kesehatan deteksi dini kanker lepada anak pada Selasa, 4 Agustus 2026.
Ketua YOAI Rahmi L. Adi Putra menyampaikan, upaya meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai kanker pada anak tidak dapat dilakukan sendiri, melainkan membutuhkan sinergi dari berbagai pihak.
"Melalui seminar ini, kami berharap para peserta tidak hanya memperoleh informasi dari para dokter spesialis, tetapi juga menjadi agen edukasi di lingkungan masing-masing," kata Rahmi.
Dia berharap, pengetahuan yang diperoleh hari ini bisa diteruskan kepada keluarga, tetangga, teman, maupun masyarakat luas sehingga semakin banyak anak yang mendapatkan kesempatan untuk didiagnosis lebih awal dan memperoleh pengobatan yang tepat.
Rahmi juga menyampaikan apresiasi kepada WABRI Region 6 Jakarta 1 atas kepercayaan dan kolaborasi yang terjalin dalam penyelenggaraan kegiatan ini.

6 hours ago
2


































:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5557642/original/085423100_1776349008-IMG_9721.JPG.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5550379/original/022184300_1775668574-WhatsApp_Image_2026-04-08_at_10.51.36_PM.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5502638/original/046269700_1770993794-vickery.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5517047/original/078921900_1772384976-SaveGram.App_640266969_18393344611150856_335126654579775669_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5546845/original/065062000_1775373440-DKW_4291.JPG.jpeg)


:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5557653/original/008257800_1776350777-20260416IQ_Timnas_Indonesia_U-17_vs_Malaysia_U-17-07.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5255669/original/089095000_1750211606-Persijap-Tunjuk-M--rio-Lemos-sebagai-Pelatih-Kepala-1749715558.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5548051/original/080662900_1775496798-IMG_6588.JPG.jpeg)


:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5557643/original/097564000_1776349047-IMG_20260416_201137.jpg.jpeg)



