jpnn.com, BANDUNG - Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menghentikan sementara izin proyek pembangunan halte Bus Rapid Transit (BRT) di sejumlah titik trotoar ruas jalan di Kota Bandung.
Dia menilai proses pembangunan tidak berjalan dengan baik.
Sejumlah trotoar jalan di sejumlah ruas seperti Jalan Wastukencana, terlihat rusak dibongkar dan dipasang garis pembatas. Namun, belum terdapat pengerjaan pembangunan halte di lokasi itu.
"Kami minta BRT distop dulu karena hasil pengerjaannya sudah kami review, itu jelek sekali merusak, itu yang di jalan Dago, Riau, Merdeka. Itu lagi kami minta perbaiki dan daerah Wastukencana," kata Farhan, Senin (16/3).
Dia menuturkan pihaknya meminta pelaksana proyek untuk memperbaiki sejumlah trotoar yang rusak.
Farhan menyebut penghentian sementara izin kontruksi dilakukan karena dikhawatirkan menciptakan konflik di masyarakat.
"Kami minta perbaiki dulu, jadi izin konstruksinya sementara kami tahan dulu. Karena saya gak kebayang kalau sampai masuk ke daerah yang padat wilayahnya, wah bentrok dengan warganya nanti. Ini tujuannya untuk memitigasi," ungkap dia.
Selain itu, dia pun menyoroti galian proyek yang masih ada di sejumlah ruas jalan di Kota Bandung.

2 hours ago
1





















































