Urai Kepadatan di Exit Tol Pangkalan Balai, HK Berlakukan Rekayasa Lalin di Tol Palembang-Betung

3 hours ago 3

Urai Kepadatan di Exit Tol Pangkalan Balai, HK Berlakukan Rekayasa Lalin di Tol Palembang-Betung

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Petugas saat melakukan rekayasa lalin di Exit tol Pangkalan Balai. Foto: Hutama Karya.

jpnn.com - Menghadapi lonjakan kendaraan pada periode mudik lebaran 2026, PT Hutama Karya (Persero) melakukan penyesuaian rekayasa lalu lintas di ruas fungsional Tol Palembang - Betung pada Sabtu 14 Maret 2026 kemarin. 

Tol fungsional ini menjadi salah satu akses penting di Provinsi Sumatera Selatan, serta dioperasikan setiap hari mulai pukul 07.00 WIB hingga 17.00 WIB pada 13–29 Maret 2026.

Karena berdasarkan hasil analisis dan evaluasi lalu lintas pada Jumat, (13/03), terpantau adanya antrean kendaraan yang cukup panjang di Exit Tol Pangkalan Balai. 

Plt. EVP Sekretaris Perusahaan PT Hutama Karya (Persero) Hamdani menyampaikan bahwa dalam skema rekayasa terbaru tersebut, kendaraan dari arah Kayu Agung menuju Kramasan diarahkan untuk keluar melalui Exit Pulo Rimau. 

"Penyesuaian ini dilakukan sebagai upaya untuk mengurai kepadatan kendaraan, meningkatkan kelancaran arus lalu lintas, serta mengoptimalkan distribusi kendaraan pada ruas fungsional Tol Palembang–Betung," sampai Hamdani, Minggu (15/3/2026). 

Untuk mendukung penerapan rekayasa lalu lintas tersebut, Hutama Karya bersama Kepolisian menyiagakan petugas di sejumlah titik strategis guna melakukan pengaturan, pengawasan, serta sosialisasi kepada pengguna jalan. 

"Kami juga meminta pengguna jalan untuk tetap tertib, mematuhi rambu-rambu yang terpasang, serta mengikuti arahan petugas di lapangan demi keamanan dan kelancaran perjalanan bersama," kata Hamdani singkat. (mcr35/jpnn)

Guna mengurangi kepadatan arus lalu lintas di Exit Tol Pangkalan Balai, Hutama Karya dan kepolisian melakukan rekayasa lalu lintas di Tol Palembang-Betung.


Redaktur : M. Fathra Nazrul Islam
Reporter : Cuci Hati

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Koran JPP|