jpnn.com, SUMATERA SELATAN - Memasuki hari kedua Operasi Ketupat Musi 2026, Polda Sumatera Selatan mulai memperketat pengawasan arus mudik.
Strategi utama yang diterapkan adalah kebijakan pengantongan kendaraan berat (truk bersumbu tiga ke atas) di perbatasan wilayah guna menjamin kelancaran arus lalu lintas di jalur Lintas Timur (Jalintim) dan Jalur Lintas Tengah (Jalinteng).
Langkah strategis ini salah satunya dilaksanakan oleh Polres Musi Banyuasin (Muba).
Polisi mulai menghentikan dan mengarahkan kendaraan angkutan barang bersumbu tiga atau lebih untuk masuk ke area parkir di Pos Lantas Sumarlin KM 225 yang merupakan kawasan perbatasan antara Jambi dan Sumatera Selatan.
Kebijakan tersebut bertujuan memisahkan arus kendaraan logistik dari kendaraan pemudik sehingga risiko kemacetan dan kecelakaan lalu lintas dapat diminimalkan.
Selain itu, Tim Urai Macet Polda Sumsel yang terdiri dari personel Direktorat Lalu Lintas dan Direktorat Samapta juga menggelar apel kesiapan di Timbangan Dinas Perhubungan KM 12 Banyuasin pada pukul 08.00 WIB.
Tim yang dipimpin AKP Gunawan S. tersebut bergerak berdasarkan surat perintah operasi untuk melakukan pemantauan sekaligus rekayasa lalu lintas apabila terjadi kepadatan kendaraan.
Selama kegiatan berlangsung, kondisi arus lalu lintas di kawasan Banyuasin terpantau ramai lancar meskipun cuaca diguyur hujan sedang.

2 hours ago
1





















































