Terlalu Dekat sama Jokowi Bisa Membuat Bahlil Digulingkan Via Munaslub Golkar

3 weeks ago 13

Terlalu Dekat sama Jokowi Bisa Membuat Bahlil Digulingkan Via Munaslub Golkar

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Bahlil Lahadalia. Foto: Ricardo/JPNN

jpnn.com - JAKARTA - Peneliti dari Citra Institute Efriza menilai Bahlil Lahadalia ada kemungkinan digulingkan dari kursi Ketua Umum Golkar lantaran terlalu dekat dengan Presiden ke-7 RI Joko Widodo a.k.a Jokowi.

"Tingkat kemungkinannya tinggi, apalagi melihat situasi politik setelah amnesti dan abolisi yang menunjukkan mulai gerahnya Presiden Prabowo karena kepemimpinannya acap direcoki oleh Jokowi dan dirinya selalu dikonotasikan sebagai presiden boneka," kata Efriza kepada JPNN.com, Senin (4/8).

Dia meyakini di internal Golkar ada kelompok yang merasa tidak terakomodir oleh kepemimpinan Bahlil.

"Maka situasi kepemimpinan Bahlil yang dianggap tidak solid mendukung Presiden Prabowo, karena lebih loyal kepada Jokowi, menyebabkan isu munaslub bisa dibentuk," tuturnya.

Dia menilai kepemimpinan Bahlil saat ini tidak menguntungkan bagi agenda politik penguasa dan juga kekhawatiran bahwa kedekatannya dengan Jokowi justru akan menghambat penyelarasan partai dengan pemerintahan Prabowo Subianto.

Efriza juga menyebutkan munaslub dalam tradisi politik Golkar memang kerap digunakan sebagai alat untuk mereposisi kekuatan, terutama ketika ada perubahan konfigurasi kekuasaan politik nasional.

"Bahlil memang dikenal dekat dengan Jokowi dan itu menjadi kekuatan sekaligus kelemahannya. Ketika Jokowi sudah tidak lagi menjabat sebagai presiden, loyalitas terhadapnya bisa dianggap tidak lagi strategis oleh sebagian elite-elite internal Golkar," jelasnya.

Efriza meyakini saat ini elite Golkar pengin Bahlil sebagai Ketua Umum lebih dekat dengan Presiden Prabowo.

Jika hanya mengandalkan Jokowi tanpa dukungan struktural di partai, maka posisi Bahlil rentan.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Koran JPP|