Soal Fenomena SD Kekurangan Murid, Pimpinan Komisi X Minta Pemerintah Lakukan Ini

5 hours ago 2

Soal Fenomena SD Kekurangan Murid, Pimpinan Komisi X Minta Pemerintah Lakukan Ini

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

BRI Peduli memberikan bantuan beasiswa bagi pelajar di 10 Sekolah Dasar (SD) di berbagai daerah di Indonesia. Foto: dok BRI

jpnn.com - Wakil Ketua Komisi X DPR Lalu Hadrian Irfani menyebut fenomena sekolah negeri dengan jumlah siswa baru sedikit bukan semata karena minat masyarakat berkurang terhadap sekolah.

Dia mengatakan beberapa penyebab fenomana itu seperti penurunan angka kelahiran hingga perpindahan penduduk.

"Termasuk, persebaran sekolah yang tidak proporsional, hingga kualitas dan daya saing satuan pendidikan turut memengaruhi kondisi ini," kata Lalu melalui layanan pesan, Kamis (16/7).

Legislator fraksi PKB itu mengatakan pemerintah harus bersikap setelah muncul fenomana sekolah kekurangan murid.

Mulanya, kata Lalu, pemerintah perlu melakukan pemetaan akurat di setiap daerah agar kebijakan yang diambil sesuai kebutuhan masyarakat.

"Dari perspektif kami, pemerintah perlu menata kembali distribusi satuan pendidikan secara hati-hati dengan tetap mengutamakan hak anak untuk memperoleh akses pendidikan," ujar Ketua DPW PKB Nusa Tenggara Barat (NTB).

Setelau pemetaan, ujar Lalu, pemerintah bisa melaksanakan evaluasi terhadap kemungkinan penggabungan sekolah hingga peningkatan mutu pembelajaran.

Selain itu, pemerintah bisa melakukan pemerataan guru, serta penguatan sarana dan prasarana secara terukur dan melibatkan pemerintah daerah.

Legislator Lalu Hadrian menyebut fenomana sepinya siswa SD di beberapa daerah bisa disebabkan turunnya angka kelahiran.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Koran JPP|