jpnn.com, JAKARTA - Markas Komando (Mako) Brimob di Kwitang, Jakarta Pusat, Jumat pagi ini masih dikepung massa.
Demonstran yang terdiri dari warga dan pengemudi ojek daring yang melakukan pelemparan dan melakukan aksi provokasi itu diminta agar tenang.
Sejumlah personel TNI AL mengajak massa demonstran di Mako Brimob, Kwitang, Jakarta Pusat, untuk berdialog dan menghentikan pelemparan kepada petugas.
Berdasarkan pantauan Antara, personel TNI memasuki lokasi unjuk rasa di depan barikade personel Brimob sekitar pukul 09.45 WIB dan meminta massa agar tidak melakukan pelemparan.
Sempat terjadi dialog antara personel TNI dengan massa terkait pelemparan yang mereka lakukan di Mako Brimob.
Namun, massa kembali melempar botol air mineral ke arah petugas Brimob. Namun, tak lama kemudian pelemparan itu dapat diredam kembali.
Sebelumnya, demonstran melempari petugas yang berjaga di Mako Brimob di daerah Kwitang, Jakarta Pusat, pada Jumat pagi sekitar pukul 09.30 WIB.
Massa terus mencoba mendekat sambil melempari petugas dengan benda keras, seperti kayu.