jpnn.com, PALEMBANG - Momen hari Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) sangat dinantikan oleh pengrajin miniatur kapal hias dan pesawat di Palembang.
Betapa tidak, di hari kemerdekaan tersebut, pengrajin miniatur kapal hias dan pesawat mulai meraup cuan.
Salah satunya adalah Salim (48) yang bertempat di rumah adiknya, Lorong Chodijah, Kelurahan Silaberanti, Kecamatan Jakabaring Palembang.
Pada Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia ke-80 ini dirinya membuat sekitar 600 miniatur kapal hias dan pesawat.
"Tahun ini buat 600 buah. Untuk miniatur kapal hias harganya Rp 15 ribu sedangkan pesawat Rp 20 ribu," ungkap Salim, Senin (4/8).
Dari penjualan tersebut, Salim mampu meraup omset Rp 10 juta. "Keuntungan lebih kurang Rp 10 juta," ujar Salim.
Kata Salim, harga tiap miniatur berbeda-beda, berdasarkan kerumitan dan bahan yang digunakan.
Menurutnya, kerangka miniatur kapal dibuat menggunakan campuran akar gabus dan kardus bekas. Sedangkan pesawat murni dibuat dengan akar gabus.