Pengamat Sebut Elektabilitas Prabowo Anjlok karena Arogansi

3 hours ago 2

Pengamat Sebut Elektabilitas Prabowo Anjlok karena Arogansi

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Pengamat politik dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Ubedilah Badrun.Foto: Aristo Setiawan/jpnn.com

jpnn.com, JAKARTA - Pengamat politik Ubedilah Badrun atau Kang Ubed menyebut anjloknya angka kepuasan publik dan elektabilitas Presiden RI Prabowo akibat publik tak percaya dengan kepemimpinan eks Menhan RI itu.

"Realitas tersebut sesungguhnya menunjukan makin tergerusnya kepercayaan publik terhadap kepemimpinan Prabowo," kata dia melalui layanan pesan, Kamis (6/8).

Dia mengatakan alasan publik tak percaya kepemimpinan Prabowo satu di antaranya dipengaruhi pidato Kepala Negara.

"Nah, yang paling terlihat publik itu pidato-pidato Prabowo yang seringkali buruk, minim empati," ujarnya.

Kang Ubed menilai pidato Prabowo kerap menggunakan bahasa ceplas-ceplos yang cenderung kasar, bahkan terlihat tidak mau mendengar kritik publik. 

"Performa tersebut oleh publik terlihat arogan atau sombong karena tidak mau mendengar kritik dari publik," lanjut dia.

Menurut dia, gaya pidato Prabowo ini terkesan mengabaikan nasihat orang-orang terdekat eks Danjen Kopassus tentang pentingnya pidato menggunakan teks.

"Diabaikan secara terang benderang, Prabowo menceritakan penolakan menggunakan teks tersebut dalam pidatonya beberapa waktu terakhir ini," kata Kang Ubed.

Pengamat politik Ubedilah Badrun menyebut Prabowo harus menekan kesombongan demi mengembalikan kepercayaan publik.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Koran JPP|