jpnn.com, DUMAI - BM, pembunuh bu guru SD di Kota Dumai tewas setelah minum racun dan bahan bakar jenis Pertalite.
Kapolres Dumai AKBP Angga F Herlambang mengatakan pelaku sempat menjalani perawatan di RSUD setelah diamankan oleh pihak kepolisian.
“Tersangka sempat melakukan percobaan bunuh diri dengan meminum racun dan Pertalite sebelum kami tangkap. Ia kemudian dirawat di RSUD. Namun, paginya tersangka dinyatakan meninggal dunia,” kata Angga, Jumat (13/3).
Kasus ini bermula dari penemuan jasad seorang guru sekolah dasar bernama Tika Plorentina Simanjuntak, wali kelas 3 di SD Santo Tarcisius Dumai.
Korban ditemukan meninggal dunia di rumah kontrakannya di Gang Horas, Kelurahan Bukit Datuk, Kecamatan Dumai Selatan, Kamis (12/3/2026) sekitar pukul 08.37 WIB.
Korban ditemukan dengan luka tusuk yang diduga akibat tindak kekerasan.
Polisi kemudian mengamankan seorang pria berinisial BM yang diduga sebagai pelaku. BM diketahui merupakan mantan kekasih korban dan berhasil diamankan di wilayah Kabupaten Rokan Hilir (Rohil).
Berdasarkan keterangan pelapor, peristiwa ini bermula pada Rabu (11/3/2026) sekitar pukul 15.56 WIB.

2 hours ago
3





















































