Peduli Korban Gempa NTT, Hanura-Gebu Minang Kirimkan Rendang dan Obat-obatan

54 minutes ago 2

Peduli Korban Gempa NTT, Hanura-Gebu Minang Kirimkan Rendang dan Obat-obatan

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Ketua Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Sumatera Barat, Fauzi Bahar; dan Ketua Dewan Penasihat Hanura, Irjen Pol (P) Marwan Paris foto bersama seusai menyerahkan bantuan kepada warga terdampak gempa bumi di Kabupaten Sikka, NTT, Minggu (23/8/2026). Foto: Humas Partai Hanura

jpnn.com, JAKARTA - Gerakan Ekonomi dan Budaya Minangkabau (Gebu Minang) dan Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) mengirim bantuan untuk korban gempa Nusa Tenggara Timur (NTT).

Bantuan sebanyak 3,6 ton daging rendang dan 2,5 Ton obat-obatan, diberangkatkan dari Lanud Halim Peradana Kusuma Jakarta dengan Pesawat TNI AU menuju Maumere, Flores, NTT, Minggu (23/8/2026).

Secara simbolis, Ketua Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Sumatera Barat, Fauzi Bahar; dan Ketua Dewan Penasihat Hanura, Irjen Pol (P) Marwan Paris menyerahkan bantuan kepada tokoh nasional asal NTT Melchias Marcus Mekeng.

"Ini bentuk kepedulian masyarakat Minangkabau, khususnya Pak Oesman Sapta, selaku Ketua Gebu Minang, kepada saudara-saudara kita yang menjadi korban gempa di NTT," kata Fauzi di Lanud Halim Perdana Kusuma, Jakarta, Minggu (23/8/2026).

Dia mengungkapkan bantuan rendang siap saji yang dikirim sebanyak 3,6 ton, menjadi bantuan tahap pertama. Pihaknya telah mengumpulkan bantuan rendang dari Gebu Minang dan masyarakat Minangkabau sebanyak 5,2 ton.

"Sebanyak 1,6 ton, akan dibawa langsung Gubernur Sumatera Barat," imbuhnya.

Fauzi menambahkan kepedulian masyarakat Minangkabau itu didasarkan pada rasa persaudaraan dan duka mendalam.

Sebab, masyarakat Minangkabau juga pernah merasakan hal serupa saat gempa bumi melanda Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) di tahun 2029.

Gerakan Ekonomi dan Budaya Minangkabau (Gebu Minang) dan Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) mengirim bantuan untuk korban gempa Nusa Tenggara Timur (NTT).

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Koran JPP|