Militer AS Tangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro, China Bereaksi Keras

1 day ago 5

Militer AS Tangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro, China Bereaksi Keras

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Tangkapan layar unggahan Presiden AS Donald Trump di platform Truth Social yang menampilkan foto Presiden Venezuela Nicolas Maduro yang ditangkap dan berada dalam tahanan AS di atas kapal perang USS Iwo Jima. (ANTARA/Truth Social @realDonaldTrump)

jpnn.com - Pemerintah China bereaksi keras atas tindakan militer Amerika Serikat menangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan istrinya, Cilia Flores sebagaimana diklaim Presiden AS Donald Trump.

Trump mengeklaim bahwa Maduro dan istrinya telah ditangkap dan dibawa ke luar negeri.

Kementerian Luar Negeri China pada Minggu mengatakan AS harus segera membebaskan Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan istrinya, Cilia Flores.

"China menyerukan kepada AS untuk menjamin keselamatan pribadi Presiden Nicolas Maduro dan istrinya, membebaskan mereka segera, menghentikan upaya penggulingan pemerintah Venezuela, dan menyelesaikan masalah melalui dialog dan negosiasi," kata kementerian itu dalam sebuah pernyataan.

Kementerian Luar Negeri China menyatakan keprihatinan atas penahanan paksa Maduro dan istrinya oleh AS.

China menyebut tindakan Washington itu melanggar hukum internasional dan norma-norma dasar yang mengatur hubungan internasional, serta bertentangan dengan tujuan dan prinsip Piagam PBB, imbuh kementerian tersebut.

Pada Sabtu, Trump mengatakan bahwa AS telah melakukan serangan besar-besaran terhadap Venezuela, menangkap Maduro dan istrinya, serta mengusir mereka dari negara tersebut.

Sejumlah media melaporkan ledakan di Caracas, dan mengaitkan serangan itu dengan unit Delta Force AS. Surat kabar New York Times melaporkan, mengutip seorang pejabat senior Venezuela, sedikitnya 40 orang tewas, termasuk militer dan warga sipil.

Pemerintah China bereaksi keras dan minta Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan istrinya, Cilia Flores yang ditangkap militer AS segera dibebaskan.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Koran JPP|