Menteri Agama RI, Tantangan dan Harapan Kepemimpinan Dirjen Bimas Katolik di Masa Mendatang

11 hours ago 2

Oleh: R. Wahyu Handoko, S.Sos, MM - Pemerhati Masalah Sosial, Aktivis Entitas Katolik Teritorial & Kategorial tinggal di Jakarta & Dewan Pertimbangan Pengurus Pusat PMKRI Masa Bakti Tahun 2024-2026

Menteri Agama RI, Tantangan dan Harapan Kepemimpinan Dirjen Bimas Katolik di Masa Mendatang

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Pemerhati Masalah Sosial, Aktivis Entitas Katolik Teritorial & Kategorial tinggal di Jakarta & Dewan Pertimbangan Pengurus Pusat PMKRI masa bakti tahun 2024-2026, R. Wahyu Handoko, S.Sos, MM. Foto: Source for JPNN

jpnn.com - Mendengarkan dan mencermati berbagai pandangan terkait dengan figur yang diharapkan secara definitif untuk memimpin Dirjen Bimas Katolik, rasanya saya tertantang untuk berbagi pandangan.  

Tentu banyak teori yang dapat kita jadikan rujukan untuk proses pergantian kepemimpinan dalam lingkup Dirjen Bimas Katolik ini.  

Salah satunya saya menggunakan pemikiran tentang "3C" yang secara umum banyak disampaikan di ruang-ruang publik atau di saat-saat pelatihan kepemimpinan.

Pemikiran tersebut antara lain:

1. Character

2. Compentence

3. Clear Vision

Seorang Dirjen Bimas Katolik, siapapun yang nantinya terpilih wajib memiliki Character (karakter) yang baik, rekam jejak yang baik, tidak korup.

Seorang Dirjen Bimas Katolik, siapapun yang nantinya terpilih wajib memiliki Character (karakter) yang baik, rekam jejak yang baik, tidak korup.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Koran JPP|