jpnn.com - PONTIANAK - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) mengerahkan pesawat CASA A-2117 dari Skadron Udara 4 untuk mendukung pelaksanaan operasi modifikasi cuaca (OMC) penanganan kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Barat (Kalbar). Pesawat tersebut didatangkan dari Lanud Abdulrachman Saleh, Malang, Jawa Timur.
"Pengerahan alutsista tersebut menjadi langkah strategis TNI AU dalam memperkuat dukungan operasi udara untuk membantu mengendalikan potensi karhutla di wilayah Kalimantan Barat," kata Komandan Lanud Supadio Marsma TNI Sidik Setiyono di Sungai Raya, Jumat (21/8).
Sidik menjelaskan bahwa OMC merupakan bagian dari penanganan terpadu yang tidak hanya berfokus pada pemadaman ketika api muncul, tetapi juga mengupayakan kondisi cuaca yang mendukung pencegahan dan pengendalian karhutla.
Dia menambahkan bahwa penanganan karhutla membutuhkan kecepatan, ketepatan, dan sinergi.
“TNI AU melalui Lanud Supadio akan terus mengoptimalkan seluruh kemampuan yang kami miliki, baik melalui 'water bombing', OMC maupun dukungan operasi udara menggunakan pesawat CASA A-2117," katanya.
Pesawat CASA A-2117 dari Skadron Udara 4 digunakan untuk mendukung pelaksanaan OMC melalui penyemaian bahan semai pada awan yang memenuhi persyaratan guna meningkatkan peluang terjadinya hujan.
Kehadiran pesawat tersebut menambah kekuatan operasi udara dalam penanganan karhutla di Kalimantan Barat, yang sebelumnya telah didukung patroli udara, "water bombing", dan OMC.
Sidik mengatakan seluruh dukungan udara akan terus disesuaikan dengan kondisi di lapangan dan kebutuhan penanganan karhutla di Kalimantan Barat.

3 hours ago
2











































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489203/original/035305400_1769830456-psis_3.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5565231/original/003227000_1777015754-persis_2.jpg)






