jpnn.com, PALEMBANG - Memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) yang jatuh pada Jumat (1/5/2026), Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan mengedepankan pendekatan humanis dalam menyerap aspirasi para pekerja.
Dalam acara Sarasehan dan penyampaian Aspirasi Buruh yang digelar di Auditorium Graha Bina Praja, Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho menegaskan berkomitmen penuh menjadi jembatan penyelesaian konflik ketenagakerjaan melalui jalur kolaborasi.
Acara dihadiri langsung oleh jajaran Forkopimda, Kepala Daerah, serta tokoh-tokoh serikat buruh se-Sumatera Selatan.
Forum tersebut mengubah pola penyampaian pendapat dari aksi konfrontatif di jalanan, menjadi diskusi meja bundar yang lebih elegan dan produktif.
Dialog terbuka dirancang untuk mencari titik temu antara kepentingan buruh dan kebijakan pemerintah secara transparan.
Pola Sarasehan seperti itu jauh lebih efektif dalam menciptakan suasana yang konstruktif.
Dengan duduk bersama, setiap kendala ketenagakerjaan dapat dibedah secara mendalam guna menghasilkan solusi nyata yang menguntungkan semua pihak.
Dalam arahannya, Irjen Pol Sandi menegaskan bahwa Polri hadir sebagai mitra yang mendukung percepatan penyelesaian permasalahan ketenagakerjaan, tanpa mengambil alih peran institusi yang telah memiliki kewenangan utama.

5 hours ago
1



















































