jpnn.com, JAKARTA - PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) hari ini mengumumkan kinerja keuangan untuk periode kuartal pertama 2026 yang berakhir pada 31 Maret 2026.
CEO LPKR John Riady mengatakan, di tengah kondisi makroekonomi global yang menantang dan penuh ketidakpastian, perseroan tetap menunjukkan kinerja yang tangguh.
Perseroan berhasil membukukan pendapatan Rp 1,80 triliun, EBITDA Rp337 miliar, dan laba bersih sebesar Rp107 miliar.
Di samping itu, arus kas dari aktivitas operasional membaik sebesar 20 persen YoY menjadi Rp 499 miliar pada 1Q26, didukung oleh peningkatan penerimaan dari pelanggan.
LPKR menutup kuartal pertama tahun ini dengan posisi kas yang kuat sebesar Rp 1,62 triliun.
Pada segmen real estate, pra-penjualan tercatat sebesar Rp 1,95 triliun, mencapai 32 persen dari target tahunan.
Kinerja ini didorong oleh permintaan yang berkelanjutan terhadap rumah tapak, baik di segmen terjangkau maupun premium di berbagai wilayah.
"Produk rumah tapak menyumbang 84 persen dari total pra penjualan, mencerminkan tingginya minat pembeli rumah pertama (first-time homebuyers) dan end-user," kata John Riady dalam keterangan resminya, Senin (4/5).

2 hours ago
4




















































