jpnn.com - Pelatih Persija Jakarta Mauricio Souza buka suara terkait laga kontra PSIM Yogyakarta yang dipindahkan ke Bali.
Alih-alih mengeluh, juru taktik asal Brasil itu justru melihat peluang emas di balik pemindahan venue tersebut.
Laga pekan ke-28 BRI Super League 2025/2026 yang semula dijadwalkan berlangsung di Stadion Sultan Agung (SSA), Bantul, kini resmi dipindahkan ke Stadion Kapten I Wayan Dipta, Rabu (22/4).
Pemindahan tersebut dilakukan karena faktor keamanan serta keterbatasan fasilitas stadion dalam mengantisipasi jumlah suporter yang diperkirakan membludak.
Kondisi itu dipicu hubungan harmonis antara kedua kelompok pendukung.
Pada pertemuan sebelumnya, ribuan suporter PSIM Yogyakarta diketahui hadir di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) untuk bersilaturahmi dengan The Jakmania. Situasi te
Situasi tersebut membuat potensi kunjungan balasan dinilai berisiko jika pertandingan tetap digelar di Bantul.
Souza menilai ada keuntungan tersembunyi bagi Persija. Laga tanpa penonton membuat tuan rumah kehilangan energi tambahan dari tribune.

4 hours ago
2





















































