Laba Bisnis Otomotif dan Jasa Keuangan Astra Meningkat di Semester I 2026

6 hours ago 3

Laba Bisnis Otomotif dan Jasa Keuangan Astra Meningkat di Semester I 2026

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

PT Astra International Tbk (ASII) mengantongi persetujuan pemegang saham untuk melaksanakan pembelian kembali (buyback) saham dengan nilai maksimal Rp8 triliun. Foto: dok Astra

jpnn.com, JAKARTA - PT Astra International Tbk (Astra) menjaga pertumbuhan dua bisnis utamanya sepanjang semester I 2026.

Laba bersih bisnis otomotif meningkat 9 persen menjadi Rp 5,9 triliun, sedangkan laba bisnis jasa keuangan tumbuh 6 persen menjadi Rp 4,6 triliun.

Kinerja positif kedua sektor tersebut menjadi penopang PT Astra International Tbk di tengah tekanan pada bisnis solusi pertambangan dan alat berat.

Presiden Direktur PT Astra International Tbk Rudy mengatakan pertumbuhan bisnis otomotif dan jasa keuangan menunjukkan daya tahan Grup Astra menghadapi kondisi bisnis yang dinamis.

“Pada semester pertama 2026, Grup mencatat peningkatan kontribusi dari bisnis otomotif dan jasa keuangan. Namun, penurunan kontribusi dari bisnis Solusi Pertambangan & Alat Berat mengakibatkan penurunan laba bersih Grup secara keseluruhan,” ujar Rudy dalam keterangan tertulis, Kamis (30/7).

Secara konsolidasian, PT Astra International Tbk membukukan pendapatan bersih Rp 157,9 triliun pada semester I 2026.

Perolehan itu turun 3 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 162,9 triliun.

Laba bersih tanpa memperhitungkan non-recurring items mencapai Rp 14,9 triliun, turun 7 persen dari Rp 16 triliun.

PT Astra International Tbk (Astra) menjaga pertumbuhan dua bisnis utamanya sepanjang semester I 2026

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Koran JPP|