jpnn.com, SURABAYA - Asosiasi Produsen Air Minum Dalam Kemasan Nusantara (AMDATARA) menegaskan bahwa Provinsi Jawa Timur memegang posisi strategis sebagai barometer utama yang akan menentukan arah masa depan industri AMDK nasional menjelang pemberlakuan wajib SNI.
Menurut data AMDATARA, Jawa Timur saat ini tercatat sebagai daerah dengan jumlah industri AMDK terbanyak di tanah air.
Dari total 707 perusahaan AMDK skala nasional yang memproduksi 47 miliar liter air per tahun, sebanyak 208 perusahaan atau 29,4 persen beroperasi di Jawa Timur.
Ketua Umum DPP AMDATARA Karyanto menjelaskan bahwa ekosistem industri AMDK di Jawa Timur memiliki karakteristik unik karena sangat didominasi oleh pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) yang persentasenya mencapai 87 persen.
Menurutnya, kondisi tersebut sekaligus membuat pembinaan terhadap pelaku usaha di Jawa Timur menjadi penting menjelang penerapan wajib SNI dan meningkatnya tuntutan keberlanjutan industri.
"Jawa Timur memiliki posisi strategis karena menjadi wilayah dengan jumlah pelaku industri AMDK terbesar di Indonesia, keberhasilan pembinaan di sini akan menentukan arah industri AMDK Indonesia secara keseluruhan," kata Karyanto dalam Musyawarah Daerah (Musda) I AMDATARA Jawa Timur di Surabaya.
Karyanto mengatakan AMDATARA tidak hanya menyasar pelaku industri berskala besar, tetapi juga pelaku IKM yang menjadi bagian terbesar dari ekosistem AMDK Jawa Timur. Dia menegaskan, AMDATARA hadir bukan untuk satu segmen industri saja tetapi mulai dari Lighthouse Industry 4.0 hingga pelaku IKM di pesantren dan koperasi, semua bagian dari ekosistem yang harus tumbuh bersama.
Dalam kesempatan yang sama, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak menekankan bahwa pertumbuhan industri AMDK perlu berjalan beriringan dengan tanggung jawab terhadap lingkungan. Dia meminta pelaku industri tidak hanya memperhatikan proses produksi dan keuntungan, tetapi juga dampak lingkungan dari seluruh rantai bisnis, mulai dari penggunaan bahan baku hingga pengelolaan kemasan setelah dikonsumsi.

2 days ago
3





















































