jpnn.com, JAKARTA - Perusahaan penyedia layanan data scraping yang bermula dari Indonesia, MrScraper mencatatkan lonjakan pendapatan tahunan.
MrScraper, kini memiliki pendapatan berkisar empat digit menjadi delapan digit (dolar AS) dalam setahun terakhir.
CEO MrScraper Cahyo Subroto mengatakan pertumbuhan ini diiringi ekspansi tim yang kini mencapai lebih dari 60 karyawan, tersebar di Asia, Amerika Serikat, Inggris, Eropa, dan Rusia.
"Ketika saya melihat apa yang telah kami capai, saya bangga bukan karena angka-angkanya, melainkan karena timnya," kata Cahyo.
Dia mengatakan meski beroperasi lintas benua, seluruh tim memegang satu tujuan yang sama: menciptakan budaya kerja di mana individu berbakat dapat mengerjakan pekerjaan yang bermakna, belajar dengan cepat, dan memiliki rasa kepemilikan atas apa yang mereka bangun sejak hari pertama bergabung.
"Membangun perusahaan global tidak pernah soal mengikuti tren, tetapi menciptakan lingkungan di mana orang-orang hebat dapat berkembang, di mana pun mereka tinggal," ujarnya.
Model Kerja Hibrida, Bukan Remote Sepenuhnya
Berbeda dari tren umum startup teknologi yang mengadopsi model kerja sepenuhnya remote, MrScraper memilih pendekatan hibrida.

3 hours ago
2

















































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5417976/original/049724300_1763555921-InShot_20251119_193350409.jpg)



