Kecam Aksi Militer AS di Venezuela, Megawati: Bentuk Neokolonialisme Modern

14 hours ago 3

 Bentuk Neokolonialisme Modern

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri saat berpidato dalam Rakernas I di Beach City International Stadium (BCIS), Ancol, Jakarta, Sabtu (10/1). Dokumentasi DPP PDIP

jpnn.com, JAKARTA - Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri bersuara keras menyikapi aksi militer Amerika Serikat (AS) terhadap Venezuela saat berpidato dalam Rakernas I di Beach City International Stadium (BCIS), Ancol, Jakarta, Sabtu (10/1).

Diketahui, otoritas AS menangkap Presiden Venezuela Nicolás Maduro atas dugaan peredaran gelap narkoba. 

Megawati menganggap aksi otoritas AS terhadap Maduro sebagai bentuk penculikan yang menuai reaksi internasional. 

"Saya menyampaikan sikap tegas Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan terhadap setiap bentuk intervensi militer Amerika Serikat di Venezuela, termasuk penculikan Presiden Venezuela Nicolás Maduro dan istrinya melalui operasi militer yang telah memicu kecaman internasional," kata Megawati di hadapan ribuan kader, Sabtu.

Putri Proklamator RI Soekarno atau Bung Karno itu menganggap tindakan AS terhadap Venezuela merusak semangat perdamaian dunia yang tertuang dalam Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa. 

"Tindakan tersebut merupakan wujud neokolonialisme dan imperialisme modern, yang mengingkari Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa dan prinsip dasar hubungan antarbangsa," katanya.

Megawati mengingatkan bahwa Indonesia memiliki sejarah panjang dalam melawan segala bentuk penjajahan sejak Konferensi Asia Afrika (KAA) 1955.

"Bangsa Indonesia menolak tatanan internasional yang membenarkan dominasi kekuatan atas kedaulatan bangsa lain," ujar Presiden kelima RI itu.

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menganggap aksi AS terhadap Venezuela sebagai bentuk neokolonialisme.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Koran JPP|