Kebijakan Sektoral Tak Lagi Memadai, BI Beberkan 4 Agenda Prioritas Riset

15 hours ago 2

Kebijakan Sektoral Tak Lagi Memadai, BI Beberkan 4 Agenda Prioritas Riset

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Ilustrasi Bank Indonesia (BI). Ilustrasi: Ricardo/jpnn

jpnn.com, JAKARTA - Bank Indonesia menekankan pentingnya integrasi kebijakan menyeluruh di tengah tantangan fragmentasi geoekonomi dan pesatnya transformasi digital global.

Pejabat Gubernur Sementara Bank Indonesia, Destry Damayanti menyampaikan hal tersebut saat membuka Konferensi Internasional BMEB ke-20 di Bali.

Menurut Destry, pendekatan kebijakan yang selama ini berjalan secara sektoral dinilai sudah tidak lagi memadai untuk menghadapi risiko sistemik yang terus meningkat.

Dia menyoroti perlunya bank sentral untuk mengintegrasikan instrumen moneter, makroprudensial, sistem pembayaran, hingga koordinasi fiskal.

Guna menjawab tantangan masa depan tersebut, dia memaparkan empat agenda prioritas riset yang akan dikembangkan otoritas perbankan sentral.

Fokus pertama riset tersebut, diarahkan pada penguatan pemahaman mengenai transmisi kebijakan moneter di tengah situasi fragmentasi geoekonomi.

Selanjutnya, bank sentral perlu memperdalam analisis mengenai implikasi keuangan digital yang mencakup teknologi kecerdasan artifisial, fintech, hingga aset kripto.

Destry juga menekankan pentingnya pengembangan pengukuran risiko sistemik untuk mampu mengantisipasi ancaman siber hingga dampak perubahan iklim.

Bank Indonesia menekankan pentingnya integrasi kebijakan menyeluruh di tengah tantangan fragmentasi geoekonomi dan pesatnya transformasi digital global.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Koran JPP|