Karhutla Kian Mengkhawatirkan, 10 Daerah di Sumsel Masuk Zona Merah

1 hour ago 2

Karhutla Kian Mengkhawatirkan, 10 Daerah di Sumsel Masuk Zona Merah

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Kabid Penanganan Darurat BPBD Sumsel Sudirman. Foto: Cuci Hati/JPNN.com.

jpnn.com, PALEMBANG - Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatra Selatan makin mengkhawatirkan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumsel mencatat sebanyak 10 kabupaten dan kota kini telah masuk kategori zona merah karhutla.

Kabid Penanganan Darurat BPBD Sumsel Sudirman menerangkan, penambahan daerah berstatus zona merah terjadi setelah Kabupaten OKU Timur mencatat 34 kejadian karhutla.

Musi Banyuasin (Muba) dan Ogan Komering Ilir (OKI) menjadi wilayah dengan jumlah kejadian terbanyak, masing-masing mencapai 102 kejadian.

Selain Muba, OKI, dan OKU Timur, daerah lain yang juga berada di zona merah yakni Ogan Ilir dengan 95 kejadian, Banyuasin 91 kejadian, PALI 79 kejadian, Muara Enim 62 kejadian, Palembang 38 kejadian, Muratara 37 kejadian, serta OKU dengan 33 kejadian.

Sudirman menyebut ada dua daerah masih berada pada kategori zona oranye, yakni Prabumulih dengan 25 kejadian dan Musi Rawas sebanyak 20 kejadian.

"Sementara lima daerah lainnya masih berada di zona kuning karena kurang dari 15 kejadian, yaitu Lahat, Empat Lawang, OKU Selatan, Lubuklinggau dan Pagar Alam," terang Sudirman, Jumat (7/8/2026).

Menurut Sudirman, bertambahnya wilayah yang masuk zona merah menjadi sinyal bahwa ancaman karhutla di Sumatera Selatan masih sangat tinggi dan berpotensi terus meningkat apabila tidak diantisipasi bersama.

Kondisi cuaca kering selama musim kemarau turut memperbesar risiko meluasnya kebakaran.

Karhutla di Sumsel makin mengkhawatirkan. Sebanyak 10 daerah masuk zona merah. Musi Banyuasin dan OKI wilayah paling rawan akibat tingginya kejadian kebakaran.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Koran JPP|