jpnn.com, JAKARTA - Anggota Dewan Energi Nasional (DEN) M Kholid Syeirazi mengatakan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) nasional saat ini mencukupi, dan Pertamina siap menjaga pasokan.
Kholid menjelaskan cadangan sekitar 20 hari bukan berarti setelah itu BBM akan habis, karena Pertamina tentu terus melakukan stabilisasi stok.
"Untuk itu, masyarakat diminta tenang, tidak panik dan tidak melakukan penimbunan karena justru berdampak buruk terhadap ekonomi," ujar dia dikutip Senin (9/3).
Kholid mengatakan terdapat tiga jenis cadangan energi yaitu, cadangan strategis, cadangan penyangga energi dan cadangan operasional.
“Dan yang disebut cadangan 20-23 hari, adalah cadangan operasional yang disediakan badan usaha seperti Pertamina,” jelasnya.
Nah, untuk cadangan operasional disediakan oleh Pertamina yang sifatnya sirkuler, sehingga jika terpakai disediakan stok lagi dari sumber-sumber impor.
Sedangkan cadangan penyangga energi, tambahnya, bersifat mandatori dan harus disediakan pemerintah sesuai kemampuan keuangan negara.
Ketentuan tersebut diatur melalui Perpres Nomor 96 tahun 2024 tentang Cadangan Penyangga Energi (CPE) yang harus disediakan oleh pemerintah.

2 days ago
9





















































