jpnn.com, TANGERANG SELATAN - Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) bekerja sama dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) untuk menganankan data masyarakat di layanan Tangsel One.
Hal demikian dikatanan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Pemkot Tangsel TB Asep Nurdin, Kamis (30/4) kemarin.
Menurutnya, kerja sama Pemkot Tangsel dengan BSSN demi melihat sisi kerentanan dari layanan Tangsel One.
"Kami juga sudah bekerja sama dengan BSSN, dalam rangka untuk menemukan kerentanan atau celah-celah yang bisa dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang tidak berkenan, seperti mohon maaf judol (judi online) dan sebagainya," kata Asep dikutip Jumat (1/5).
Diketahui, Pemkot Tangsel telah meluncurkan inovasi berbasis Artificial Intelligence (AI) Tangsel One beserta HELITA (Hello Kita Tangsel) sebagai bagian dari transformasi digital pelayanan publik.
Asep menuturkan kerja sama dilakukan sebagai ikhtiar pemerintah dalam mencegah kebocoran data dan informasi dari Tangsel One.
"Ya, apalagi terkait dengan perlindungan data pribadi. Ini penting, jangan sampai data yang diupload malah disalahgunakan," kata dia.
Menurutnya, saat ini dari sisi aspek keamanan sistem Tangsel ONE sudah terenkripsi dan terus melakukan pengamanan, agar tidak ditemukan celah kebocoran data.

2 hours ago
2



















































