jpnn.com, JAKARTA - Republikorp kembali berpartisipasi dalam ajang internasional pada International Defence Industry Fair (IDEF) 2025 di Turki akhir bulan lalu.
Partisipasi tersebut menandai langkah maju dari panggung nasional menuju jangkauan global industri pertahanan.
Kali ini, Republikorp mengambil bagian menjadi exhibitor bersama dengan Industri Pertahanan milik Negara dan Swasta di Indonesia Pavilion.
Partisipasi itu bukan sekadar keikutsertaan sebagai exhibitor namun juga merupakan tindak lanjut dari berbagai kesepakatan strategis yang telah diinisiasi pada Indo Defence 2024, sekaligus menunjukkan komitmen Republikorp dalam mendorong modernisasi alutsista, transfer teknologi dan pembangunan industri pertahanan nasional.
Dalam rangka mendukung program pertahanan Perisai Trisula Nusantara, Republikorp hadir sebagai bagian dalam mendukung program tersebut dan menekankan bahwa kekuatan bangsa dimulai dari kemampuan menguasai teknologi, sumber daya manusia (SDM) yang handal, membangun kemitraan strategis, dan memajukan kemandirian industri pertahanan.
Prinsip tersebut menjadi fondasi utama setiap langkah strategis Republikorp, termasuk saat tampil perdana di IDEF 2025.
Diakui sebagai salah satu pameran pertahanan paling prestisius di kawasan Asia Timur, IDEF 2025 juga mencerminkan semakin eratnya hubungan bilateral antara Indonesia dan Turkiye.
Ajang itu menjadi platform strategis bagi Republikorp untuk memperluas jejaring dengan para pelaku industri pertahanan internasional serta memperkuat posisi Indonesia sebagai mitra teknologi global yang tepercaya.