jpnn.com, BANDUNG - Peningkatan volume kendaraan mulai terjadi di jalur selatan yang menuju arah Garut, Tasikmalaya, Pangandaran, dan sekitarnya.
Pada H-2 Lebaran atau Kamis (19/3), Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bandung mencatat sampai dengan pukul 09.00 WIB jumlah kendaraan yang melintas di jalur Nagreg sebanyak 63.219.
Angka ini diprediksi akan terus bertambah, mengingat warga Muhammadiyah akan melaksanakan salat Id pada Jumat (20/3).
Pantauan JPNN, kemacetan panjang sudah terjadi di Jalan Raya Rancaekek hingga Cicalengka. Kemudian, memasuki area Nagreg kepadatan kembali terjadi.
Kemacetan ini diperkirakan sepanjang lebih dari 8 kilometer. Pemudik yang didominasi pengendara motor itu 'terjebak' di tengah-tengah lautan kendaraan yang hendak menuju ke arah Garut dan Tasikmalaya.
Salah satu pemudik, Ilham mengaku dia terjebak macet hampir 2 jam di Jalan Raya Rancaekek hingga Cicalengka. Tingginya volume kendaraan dua hari menjelang Lebaran, membuatnya tak bisa melajukan kendaraannya dengan cepat.
Padahal Ilham sudah membuat strategi untuk menghindari kemacetan, yakni pergi dari rumahnya di Kota Bandung, sejak pagi hari.
"Saya sudah pergi dari sekitar jam 06.00 WIB, eh tahunya pas sampai tanjakan Cicalengka stuck gak maju," kata Ilham.

3 hours ago
2





















































